Merdeka Politik

Merdeka Politik | Sukmawati Meminta Maaf Kepada Umat Islam Untuk Puisi Kontroversial

Polisi Menyelidiki Laporan Penistaan A​gama Dalam Puisi Sukmawati

Merdeka Politik | Sukmawati Meminta Maaf Kepada Umat Islam Untuk Puisi Kontroversial – Putri presiden Soekarna Indonesia, Sukmawati, dengan airmata meminta maaf atas sebuah puisi di mana ia menggambarkan budaya Indonesia lebih disukai daripada tradisi Islam yang diimpor, menyusul panggilan yang semakin meningkat oleh Muslim garis keras untuknya dituntut karena penodaan agama. Agen Judi Bola

Sukmawati Sukarnoputri mengadakan konferensi pers kemarin malam di mana dia mengakui puisinya – yang dibacakan di sebuah fashion show Jakarta pekan lalu – telah “memicu kontroversi, terutama di kalangan Muslim”. Merdeka Hari Ini

“Saya minta maaf kepada semua Muslim yang merasa tersinggung dengan puisi ini,” katanya.

Permintaan maaf itu datang hanya beberapa jam setelah dia memberi tahu bahwa dia tidak akan meminta maaf, meskipun fakta bahwa dua pengadu telah mengajukan laporan polisi yang menuduhnya telah menghina Islam di atas puisinya, Ibu Indonesia (Ibu Indonesia).

Ms Sukmawati, adik perempuan presiden wanita pertama Indonesia, Megawati Sukarnoputri yang Partai Demokrasi Perjuangannya mendukung presiden Joko “Jokowi” Widodo saat ini, mengatakan bahwa puisinya adalah ekspresi kebanggaannya dalam warisan Indonesia dan dia “siap untuk mempertahankan pekerjaan saya”. Merdeka Politik

Di antara baris-baris yang lebih diperdebatkan dalam puisi itu. Yang dibaca bocah berusia 66 tahun itu di Jakarta pada Kamis lalu adalah; “Saya tidak tahu Syariah Islam, tapi saya tahu kandungan Indonesia konde (sanggul rambut tradisional berbentuk sanggul) sangat indah, lebih cantik daripada kerudung wajah Anda”, dalam puisi Sukmawati.

Klaim lain bahwa “Ballad Ibu Indonesia sangat elegan, lebih menyejukkan daripada azan Anda (panggilan doa Islam)”.

Ms Sukmawati mengatakan: “Puisi ini adalah tentang Indonesia. Untuk balada Mother Indonesia yang lebih menyejukkan daripada azan Anda, saya diizinkan untuk mengatakannya.

“Tidak semua orang yang melakukan panggilan untuk berdoa memiliki suara yang indah. Itulah kenyataannya. Kebetulan suara yang paling saya selaras adalah suara-suara ibu yang bernyanyi. Bagi saya, mereka terdengar indah. Saya berhak menyatakan pendapat saya sebagai aktivis budaya. Berita Terkini

“Saya tidak pernah mendorong orang untuk berhenti mendengarkan panggilan untuk berdoa. Jika Anda ingin melakukan panggilan untuk berdoa, pilih mereka yang memiliki suara yang indah. Orang akan lebih terdorong untuk berdoa. Jika tidak, itu hanya akan mengganggu telinga kita.”

Tapi setelah dua lagi keluhan penghujatan diajukan kepadanya kemarin, oleh Tim Pembela Ulama Indonesia dan Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dia membalikkan posisinya. Merdeka Politik

Baca juga: Agus Yudhoyono: Dems Membuka Kemungkinan Untuk Mendukung Jokowi pada 2019

“Dari lubuk hati saya, saya menyampaikan permintaan maaf kepada semua Muslim di Indonesia. Terutama mereka yang merasa tersinggung dengan puisi itu,” kata Sukmawati.

Di Indonesia, sebuah penistaan ​​penghujatan membawa hukuman penjara maksimal lima tahun.

Dua pengaduan asli diajukan oleh seorang politisi senior dari Pemerintah Jokowi selaras Partai Hati Nurani Rakyat, serta pengacara Indonesia Denny Andrian Kusdayat. Merdeka News

Tetapi kelompok-kelompok Islam garis keras seperti gerakan 212, yang melakukan protes massal tahun lalu dalam upaya yang bermotif politik. Dan pada akhirnya berhasil untuk memiliki mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja “Ahok” Purnama yang dipenjara karena penodaan agama. Juga mengatakan mereka bermaksud untuk mengajukan laporan resmi polisi. atas penghinaan itu.

Kampanye melawan Ahok dilihat sebagai serangan proksi terhadap sekutu politiknya, Presiden Joko Widodo. Dan tanda meningkatnya intoleransi beragama di Indonesia di mana praktik-praktik Wahabis yang dipengaruhi Saudi semakin menggantikan tradisi Islam sinkretis Indonesia yang lebih moderat. Merdeka Politik

Mr Joko menanggapi dengan memerintahkan tindakan keras pada beberapa kelompok Islam dan bersumpah untuk “mengkritik” mereka yang berusaha untuk mengatur kejatuhannya melalui sarana inkonstitusional.

Pada puncak desakan anti-Ahok, Ms Sukmawati juga melaporkan 212 pemimpin dan ulama pemberani Rizieq Shihab kepada polisi karena menghina ayahnya dan Pancasila, filosofi dasar Indonesia. Merdeka Politik

Menghadapi beberapa tahun penjara atas tuduhan itu, dan yang kedua melibatkan pesan teks yang diduga cabul, Rizieq melarikan diri dari negara itu ke Arab Saudi di mana ia tetap di pengasingan.

Banyak yang akan melihat keluhan minggu ini terhadap Ms Sukmawati sebagai upaya oleh kelompok garis keras bahkan untuk skor.

Mr Denny kemarin membantah dia bermotivasi politik, tetapi juga mengatakan dia melihat pelanggaran Ms Sukmawati sebagai “lebih buruk dari Ahok”. Yang saat ini menjalani hukuman dua tahun karena penodaan agama. Berita Terbaru

“Setidaknya Ahok meminta maaf karena menyinggung umat Islam,” katanya. “Dia tidak (dan) harus dihukum. Panggilan untuk berdoa adalah panggilan bagi kita untuk melakukan kewajiban agama kita. Kata-kata dalam panggilan itu berasal dari Allah. Tidak peduli betapa buruknya suara orang itu, itu adalah panggilan suci. Bagaimana dia bisa membandingkan panggilan suci seperti itu dengan sebuah lagu?”

“Dia juga membandingkan konde dengan cadar yang merupakan bagian dari syariah Islam. Ini adalah penghujatan.” Merdeka Politik

Sukmawati Meminta Maaf Kepada Umat Islam Untuk Puisi Kontroversial

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Place Your Ad Here!
To Top