Merdeka News

Merdeka News | Listrik Mati Total Usai Gempa Di Philipina

Merdeka News | Listrik Mati Total Usai Gempa Di Philipina

Merdeka News | Listrik Mati Total Usai Gempa Di Philipina – Sebagian besar Filipina tengah tetap tanpa hari kekuasaan setelah gempa berkekuatan 6,5 mengguncang wilayah tersebut dan menewaskan dua orang. Kata pihak berwenang pada hari Jumat (14/7). Fasilitas pembangkit tenaga listrik di pulau pusat Leyte, yang menyediakan listrik untuk pulau dan kawasan sekitar. Mengalami kerusakan saat gempa terjadi pada hari Kamis. Sebuah pernyataan dari departemen energi mengatakan. Merdeka Hari Ini Merdeka News

Pabrik panas bumi, dekat pusat gempa, rusak akibat gempa dan tanah longsor yang terjadi. Kata departemen tersebut. Leyte, rumah bagi sekitar 1,75 juta orang, mengalami beban gempa, mencatat dua kematian dan 72 luka-luka. Sebagian besar pulau Leyte dan sekitarnya di Samar dan Bohol tanpa kekuatan pada hari Sabtu karena perbaikan masih dilakukan. Kata sekretaris energi Wimpy Fuentabella.
Berita Terkini

Dalam tiga sampai 10 hari, kita akan melihat peningkatan yang luar biasa dalam memastikan bahwa akan ada layanan listrik dasar yang tersedia.” katanya di televisi ABS-CBN. Merdeka News

Penjual sayuran Cheryl Anne Acidera, 25, di kota Leyte, Tacloban. Teringat kehabisan sekolahnya dalam ketakutan saat gempa tersebut terjadi. Merdeka News

Kami semua berlari ke alun-alun sehingga tidak ada yang jatuh pada kami,” katanya kepada AFP. Menambahkan bahwa beberapa temannya pingsan. Merdeka News

Filipina terletak pada Cincin Api yang disebut, sebuah wilayah Samudera Pasifik yang luas dimana banyak gempa bumi dan letusan gunung berapi terjadi. Pada bulan Februari, sebuah gempa berkekuatan 6,5 skala richter menewaskan delapan orang dan menyebabkan lebih dari 250 orang terluka di luar kota Surigao di selatan. Bulan berikutnya sebuah gempa berkekuatan 5,9 menewaskan satu orang. Merdeka News

Sebelum bencana Surigao, gempa fatal terakhir yang menimpa negara Asia Tenggara adalah gempa berskala 7.1 yang menyebabkan lebih dari 220 orang tewas dan menghancurkan gereja-gereja bersejarah di pulau-pulau pusat pada bulan Oktober 2013.
SBONAGA

Listrik Mati Total Usai Gempa Di Philipina

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Place Your Ad Here!
To Top