Merdeka News

Merdeka News | Keluarga Terkait IS yang Bertanggung Jawab Atas Pemboman Surabaya

Keluarga Terkait IS yang Bertanggung Jawab Atas Pemboman Surabaya

Merdeka News | Keluarga Terkait IS yang Bertanggung Jawab Atas Pemboman Surabaya – Pembom bunuh diri dalam serangan gereja di Surabaya pada hari Minggu diyakini sebagai sebuah keluarga yang berafiliasi dengan Jamaah Anshar Daulah (JAD). Sebuah kelompok ekstremis yang berafiliasi dengan jaringan Negara Islam (IS), kata kepala Polisi Nasional. Agen Judi Bola

Serangkaian ledakan menghantam tiga gereja di ibu kota provinsi Surabaya sekitar pukul 07.00, menyebabkan sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 40 lainnya luka-luka. Merdeka Hari Ini

“Kami telah mengidentifikasi para pengebom. Sangat mungkin mereka berbagi latar belakang keluarga, ”kata Kepala Polisi Nasional Jenderal Tito Karnavian pada konferensi pers yang disiarkan langsung dari Surabaya. Merdeka News

Menurut Tito, ayah dalam keluarga adalah pembom di Gereja Pantekosta Surabaya (GPPS) di Jl. Raya Arjuna. Sementara dua remaja laki-laki dari keluarga melakukan pemboman bunuh diri lagi dengan sepeda motor di Gereja Katolik Saint Mary Immaculate (SMTB) Surabaya yang terletak di Jl. Ngagel Madya di Gubeng. Ibu dari keluarga dan dua gadis ciliknya diduga melakukan misi di Gereja Kristen Indonesia Diponegoro (GKI). Tito mengatakan keluarga itu termasuk di antara orang Indonesia yang berafiliasi dengan IS yang dideportasi oleh pemerintah Turki tahun lalu. Pemboman Surabaya

“Sebelum melanjutkan ke GPPS, ayah diduga menurunkan istri dan dua anak perempuannya. Yang berusia 9 dan 12 tahun,” kata Tito. Merdeka Peristiwa

Menurut penyelidikan awal, sang ayah diduga membawa peledak terbesar dan menguntit beberapa bahan peledak yang lebih kecil ke pinggangnya. Merdeka News

Kelompok IS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan bunuh diri melalui agensi propagandanya, Amaq. Pemboman Surabaya

“Tiga serangan syahid membunuh 11 dan melukai setidaknya 41 di antara penjaga gereja dan Kristen,” katanya melalui aplikasi perpesanan Telegram. Merdeka News

Baca juga: Pemboman gereja di Surabaya: Wanita, Anak-anak Yang Digunakan Dalam Misi Bunuh Diri

Tetap tenang, waspada, Jokowi memberitahu publik Pemboman Surabaya

Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengutuk pada hari Minggu serangan gereja di Surabaya, Jawa Timur, dan menyerukan kepada publik untuk tetap tenang tetapi waspada. Pemboman Surabaya

“Semua warga [harus] tetap tenang dan waspada. Hanya dengan bersatu kita bisa melawan terorisme” katanya pada konferensi pers yang disiarkan langsung dari Rumah Sakit Dr. Soetomo di Surabaya. Setelah mengunjungi para penyintas dari serangan teror. Berita Terbaru

Dia juga meminta kepala Polisi Nasional untuk segera menyelidiki serangan dan mengidentifikasi kelompok ekstrimis yang mendalangi mereka. Merdeka News

“Ini kejahatan terhadap kemanusiaan, yang tidak relevan dengan agama apa pun. Para pelaku bahkan menggunakan bocah 10 tahun sebagai pembom bunuh diri, ”katanya. Pemboman Surabaya

“Semoga para korban beristirahat dalam damai dan saya berharap untuk pemulihan yang cepat dari para korban. Pemerintah akan menanggung seluruh biaya medis mereka, ”tambahnya. Berita Terkini

Serangkaian ledakan menghantam tiga gereja di Surabaya pada Minggu pagi. Menewaskan sedikitnya 13 orang. Merdeka News

Keluarga Terkait IS yang Bertanggung Jawab Atas Pemboman Surabaya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Place Your Ad Here!
To Top